Vigit Waluyo, Terduga Dalang Dibalik Pengaturan Skor di Sepak Bola Indonesia

Di khalayak penggermar sepakbola Indonesia, nama Vigit Waluyo tengah ramai di perbincangkan.

Bagaimana tidak, sosoknya diduga sebagai aktor dibalik pengaturan skor persepakbolaan di Indonesia.

Diduga penyebab indikasi kecurangan gagalnya PSMS Medan lolos ke semifinal Liga 2 2018 saat melawan Kalteng karena ada peran besar kecurangan yang di lakukan Vigit Waluyo.

Didapat dari sumber acara Mata Najwa pada rabu (28/11), mantan pengatur skor, Bambang Suryo, mengungkapkan bahwa Vigit merupakan dalang dibalik pengaturan skor di liga Indonesia.

Banyak bandar judi, yang menjalin kerjasama dengan Vigit, sebut Bambang.

Fakhri Husaini, pelatih timnas U-16, juga membenarkan bahwa setiap elemen dalam sepakbola pasti mengenal sosok Vigit. Fakhri menyebut “Semua pemain stakeholder sepakbola, pemain dan pelatih pasti tahu Vigit Waluyo”.

Vigit sendiri juga mempunyai klub sepakbola yakni, klub PS Mojokerto Putra (PSMP). Vigit sendiri merupakan pemilik dari klub tersebut.

Muhammad Mislan yang merupakan tokoh sepak bola Indonesia pada era 80- an merupakan sesosok ayah dari Vigit Waluyo. Sehingga Vigit Waluyo memiliki darah sepakbola yang kuat yang dituruni dari sang ayah.

Vigit mengawali karir di bidang sepakbola Indonesia ketika menjadi manajer di klub Persiwangi banyuwangi serta PSIR Rembang. Ia juga mengambil alih kepemilikan Deltras Sidoarjo dari sang ayah yang dulunya merupakan bos dari klub berjuluk The Lobster.

Namun, masa kelam Vigit dalam dunia sepakbola Indonesia dimulai saat ia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (7/11/2010).

Vigit tersandung kasus  peminjaman dana sebesar Rp. 3 Miliyar pada PDAM Sidoarjo pada 2010 lalu. Setelah kasus yang menimpanya, dikabarkan dia melarikan diri ke Jawa Tengah.

Hal itupun diungkap Bambang Suryo yang menyebut bahwa Vigit pindah ke Jogja guna memperlancar bisnis bandar judinya dalam pengaturan skor  di sepakbola Indonesia.

Bambang Suryo juga menyampaikan “Kenapa Vigit  Waluyo bisa beredar di Indonesia dan bisa berkeliling. Padahal, dia memiliki masalah di kejaksaan sehingga lari ke Jawa Tengah,”.

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: