Tak Terima Dicampakkan, Seorang Pria Bakar Mantan Istri dan Anaknya yang Berusia 2 Tahun

Majalah Dunia- Serangan Secara Brutal Dilakukan Oleh Seorang Pria Kepada Mantan kekasihnya, pria bernama Saleem Said Telah Merencanakan Aksi Pembunuhan Kepada Mantan Istrinya, Leanne Collopy.

Said Sengaja Menjebak Collopy Di Rumah Perempuan Itu Sebelum Menyiramnya Dengan Bensin Dan Membakarnya, Tidak Sendiri, Wanita Berusia 25 Tahun Itu Diketahui Bersama Buah hatinya Yang Berusia Dua Tahun.

Collopy Mengorbankan Nyawanya Untuk Menyelamatkan Putrinya Saat ia Ditikam Dan Dibakar Oleh Mantan Suaminya, Collopy Ditikam 21 Kali Oleh Said Sebelum Pria Itu Menyiramnya Dengan Bensin Dan Membakarnya Di Rawtenstall, Lancashire.

Saat Nyala Api Mengenai Punggungnya, Ibu Dua Anak Itu Memeluk Erat Putrinya Dan Melindunginya Dari Api.

Tetangga yang saat itu mendengar Collopy berteriak Minta Tolong Langsung Memberi Tahu Polisi Setempat Serta Petugas Pemadam Kebakaran.

“Bantu Aku! Tolong Aku! Dia Menikamku!,” Begitulah Suara Yang Terdengar Dari Dalam Rumah Collopy, Saat Petugas Sampai Di Rumah Itu, Rumah Collopy Gelap Dan Dipenuhi Asap.

Petugas menemukan wanita itu dalam keadaan luka parah, sedangkan anak balitanya menderita luka bakar parah di wajah, kepada, dan tubuhnya.

Kejadian bermula saat Said mengunjungi putrinya di rumah mantan istrinya, Collopy, Tapi malam itu, Collopy sedang pergi bersama teman-temannya dan Said pun meneleponnya untuk segera pulang.

Penuntut Francis McEntee Mengatakan, “Ini adalah Tipu Muslihat Untuk Menarik Pulang Collopy, Jadi Dia Bisa Melakukan Serangan Yang Direncanakan Itu.”

“Di Dalam Rumah itu Said Terus Menerus Menyerang Collopy dengan Brutal, Berulang Kali Menikamnya Dengan Pisau Dapur yang Ia Bawa.”

“Serangan itu berlanjut bahkan saat anak mereka berada dipelukan Collopy. Memang, wanita itu sangat pemberani untuk menyelamatkan nyawa putrinya,” lanjutnya.

Collopy Yang Saat Itu Langsung Dilarikan Ke Rumah Sakit, Nyawanya Pun Tidak Tertolong setelah empat hari dirawat.

Petugas mengatakan bahwa Said telah merencanakan pembunuhan tersebut dengan membeli borgol logam, selotip, dan bensin sebagai bagian dari rencana jahatnya untuk Membunuh Mantan Istrinya.

Hal tersebut Dilakukan Said lantaran Ingin Balas Dendam Karena Collopy Mencampakkan Dirinya.

Collopy yang telah meraih gelar dalam bidang pendidikan di Universitas Cumbria itu menikah dengan Said pada tahun 2015.

Namun, Mereka Berpisah Setelah Dia Mengeluh Tentang Sikap Said Yang Posesif Dan Keras Terhadapnya.

Pengadilan Mengatakan Bahwa Said Tidak Terima Bahwa kisah Asmaranya Berakhir Dan Beberapa Hari Sebelum Tragedi Pembunuhan Tersebut Ia Mengirim Sms kepada Collopy.

“Saya Tidak Dapat Pergi Keluar, Saya Tidak Dapat Melakukan Apapun. Saya Hanya Berpikir Dunia Ini Kabur. Kamu Mendapatkan Apa Yang Kamu Inginkan – Hidupku Hancur,” Isi sms Tersebut.

banner-panjang-vivo7bet

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: