Tak Penuhi Janjinya, Walikota Ini Ditahan di Balaikota oleh Rakyatnya

Tak Penuhi Janjinya, Walikota Ini Ditahan di Balaikota oleh Rakyatnya

Berita Terkini ~ Seorang walikota menyulut kemarahan rakyatnya karena tak memenuhi janji-janjinya dan ditahan di balaikota hingga ia memenuhi untuk membayar uang tebusan, Alfonso Hernández Montiel adalah seorang walikota di Chichiquila, Meksiko.

Ia hanya memiliki lima bulan masa jabatan untuk bisa memenuhi janji-janjinya saat berkampanye.

Tetapi, masyarakat setempat yang tak puas tak ingin diam begitu saja dan menunggu masa jabatannya berakhir saat ia terus-terusan memberikan janji manis yang hanya manis di mulut tapi tak ada isinya, Kemudian di hari Minggu (20/5/2018). Agen Sbobet

sebagian besar warga Chichiquila melakukan protes di depan balai kota dan menginginkan semua yang telah dijanjikan saat kampanye.

termasuk konstruksi sebuah jembatan yang penting dilakukan.

Belum jelas bagaimana akhirnya walikota itu bisa sampai ditahan.

BACA JUGA : Takut Lihat Organ Intim Suami, Istri Hajar Suami Di Malam Pertama

Tapi yang diketahui bahwa di satu saat para pemrotes ini membuat kewalahan petugas polisi yang ada di situ dan akhirnya mengunci walikota dan stafnya di balaikota.

Para warga mengklaim bahwa mereka tak bisa mempercayai apa yang ia katakan lagi.

mereka pun menginginkan uang tebusan sekitar 10 juta peso (sekitar Rp7 M) agar bisa keluar.

dan uangnya akan dijadikan proyek untuk apa yang ia janjikan saat kampanye.

BACA JUGA : 5 Fakta Berikutnya Pemuda Hina Jokowi Lewat Media Sosial

El Sol de Puebla melaporkan bahwa setelah beberapa jam melakukan negoisasi.

Alfonso Hernández Montiel memutuskan untuk membayar tiga juta pesos (sekitar Rp2,1 M) on the spot juga dengan janji-janjinya yang akan ia selesaikan sampai jabatannya berakhir.

Meskipun warga sudah tak percaya lagi dengan janji-janji manis dari walikota ini.

tapi mereka memutuskan untuk setuju dan Alfonso diperbolehkan untuk meninggalkan kantor balaikota.

Kemarin, Urbano Puebla melaporkan bahwa Sekretaris Pemerintah (SGG) menyangkal telah membayar untuk pelepasan walikota.

Mereka mengatakan bahwa para pendemo melepaskan walikota secara sukarela.

SGG menambahkan bahwa warga ingin walikota lebih akuntabel dan menginginkan janji-janji saat kampanye dipenuhi.

Ada yang berspekulasi bahwa pemerintah menyangkal pembayaran tersebut untuk menghindari melakukan aksi melawan warga lokal yang sebenarnya memang melakukan penculikan dan meminta uang tebusan.

 

 

 

Daftar disini !!!

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: