Saat Dirampok, Pemilik Toko Justru Sarankan Kepada Perampok Untuk Balik Saat Sore Agar Uangnya Lebih Banyak

Berita Unik – Pada akhir-akhir ini, telah terjadi perampokan di salah satu toko rokok elektronik (vape) di Charleroi, sebuah kota pinggiran Brussels. Akan tetapi, apda perampokan ini pun sang pemilik toko tidak mengalami kerugian apapun.

Sang pemilik toko, Didier, peristiwa perampokan yang dialami di toko vape miliknya malah tampak seperti memerankan adegan lawak, awalnya memang di akui Didier agak sedikit takut dan sedikit gugup saat enam orang gerombolan perampok menyeramkan datang ke tokonya dengan maksud untuk merampoknya.

Toko Vape Dirampok

Diakui Didier memang ada sedikit gesekan dengan gerombolan perampok itu, namun beruntung tak sampai terjadi pertikaian, lalu dengan ramahnya Didier menganjurkan pada enam orang gerombolan perampok itu kembali lagi ketokonya nanti sore agar uang yang terkumpul lebih banyak,karena siang hari belum banyak pelanggan yang datang

“Memang ada sedikit kejadian dorong-dorongan, dan pergulatan” kata Didier.
“Saya saat itu tidak memberikan apa pun kepada mereka, tetapi mengatakan jika mereka kembali lagi ke toko saya nanti, uang yang terkumpul di toko saya munkin akansekitar 2.000 sampai 3.000 euro (atau sekitar Rp34 hingga 54 juta)”

desktoping

Dari saran pemilik toko vape itu, konyolnya keenam perampok itu percaya dan memilih langsung pergi meninggalkan toko tanpa membawa apapun, setelah perampok itu pergi Didier mencoba menghubungi polisi dan polisi pun optimis kalo perampok itu nanti takkan datang ketokonya untuk merampoknya lagi.

“Saya lalu menelepon polisi, dan polisi yakin bahwa kawanan itu tidak akan kembali.”
Tetapi tak disangka perampok itu kembali lagi sore hari jam 17.30, satu jam sebelum toko itu tutup. dan tanpa basa – basi Didier menegaskan pada mereka kalo uang belum banyak yang terkumpul.

Dan lagi – lagi gerombolan itu mempercayai nya, lalu mereka tetap pergi dengan tangan kosong. dan yang paling kocak satu jam kemudian mereka kembali untuk ketiga kalinya. Dan kali ini polisi sudah siap di belakang toko untuk menangkap mereka.

Para perampok pemula itu pun ditangkap, salah satunya adalah seorang anak di bawah umur.

Ini seperti komedi,” kata Didier, sang pemilik toko kepada media melalui telepon.

“Mereka kini dijuluki maling paling goblok di Belgia.”

Mungkin ini akan menjadi sejarah kelam bagi keenam gerombolan perampok tersebut, peristiwa kocak ini menggambarkan jam terbangnya belum tinggi jadi bisa masih termakan bujuk rayu korbannya, jika terjadi pada kalian apa yang kalian lakukkan tulis di kolom komentar ya..

 

Mungkin Anda Menyukai