Residivis Kasus Narkoba Di Depok Kembali Di Tangkap Polisi

majalahdunia.com – Residivis narkoba yang belum lama dibebaskan dari penjara kini harus kembali berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia kembali menjalankan bisnis narkobanya dengan barang bukti puluhan kilogram ganja dan sabu.

Saat hendak menjual ganja dan sabu, ia dibantu oleh dua orang mitranya dengan inisial DD dan FS sedangkan YH mencari rumah untuk sarang mereka.

Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil menyita 69 kilogram ganja dan 58 gram sabu. Sebelumnya, jaringan ini sudah tiga kali menerima paketan ganja kering dari seseorang di Aceh. Paket pertama berisi 50 kilogram dan yang kedua berisi 45 kilogram dan terakhir 165 kilogram.

Dari 165 kilogram yang dikirim, interogator hanya berhasil menyita 69 kilogram saja sebab sisanya telah dijual.

“Sudah dijual sebagian pada konsumen dan bandar lain. Mereka ini berjejaring dan terkoneksi,” ucap Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sughiarto. BOLA88

Didik menjelaskan bahwa ganja kering itu dijual ke pengedar lainnya di Bogor, Depok dan Bekasi. Pengirimannya biasa menggunakan struktur bola, jadi pembeli mendatangi jaringan HR di Cibinong dan untuk sabu, pembelinya sudah sesuai dengan perintah jaringan diatas HR.

“Ini sudah enam bulan, mereka melakukan penjualan narkoba sasarannya anak sekolah, mahasiswa dan orangnya juga ada.” tambahnya.

Satu kilogramnya dijual dengan Rp 4juta dengan modal Rp 3juta dan tiap kilogramnya HR memungut untung Rp 1juta.

Keempat tersangka dikenakan UU Narkotika Pasal 14 Subsider Pasal 112 tentang peredaran narkotika dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan.

HR mengaku setiap paket yang datang selalu diperiksa. Dia membatalkan paket yang timbangannya kurang dari 1 kilogram.

“Yang lebih saya ambil. Jadi ditimbang dulu sebelum saya ambil.” ngaku HR.

HR berterus terang bahwa ia menerima paket dari temannya di Aceh. ” Jadi barang datang, ditaruh di lapangan dekat kontrakan nanti ada yang ambil lalu dibawa masuk ke kontrakan.” jelasnya.

Daftar disini !!!

 

 

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: