Polri Tegaskan Tidak Kriminalisasi Habib Rizieq

Habib rizieq merasa Di Kriminalisasi Oleh Polri

 

Majalah Dunia – Habib Rizieq Polri menegaskan tidak melakukan kriminalisasi dalam kasus yang menyangkut tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Hal ini disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto yang menghadiri acara Mata Najwa di salah satu televisi swasta, Rabu (21/3).

Setyo membantah tudingan dari juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, terkait adanya kriminalisasi, lantaran Novel menyebut tak ada bukti kuat terkait chat mesum yang menjerat Rizieq.

menegaskan pihaknya terus berusaha mengusut kebenaran dibalik kasus itu.

“Kilas balik kasus Habib Rizieq, tentunya kita melakukan penyelidikan. Kita mencari siapa yang mengunggah itu,” ujar Setyo, Rabu (21/3/2018).

“Tapi, kalau kemudian seseorang mengunggah sampai ketahuan di tempat umum, itu sudah melanggar undang-undang. Kembali lagi, tolong Bang Novel, tidak ada yang namanya kriminalisasi, tidak,” imbuh Setyo.

Kebaradaan Habib Rizieq Untuk Saat Ini Masih Di Arab Saudi

Langsung menanggapi pernyataan Setyo, Novel mengatakan jika Rizieq telah kehilangan ponselnya sebelum chat itu ditemukan.

Sehingga aneh menurut Novel, apabila Rizieq kehilangan ponsel, namun terdapat chat ketika yang bersangkutan tak memegang ponsel tersebut.

“Habib Rizieq itu apa yang diperbuat, Pak. Bahwa diumumkan handphone-nya sebelum tanggal 14 sudah dikloning, sudah jalan sendiri. Handphone itu ditutup kenapa bisa ada chat itu. Itu yang perlu diselidiki,” timpal Novel.

Menanggapi hal itu, Setyo menyebut pihaknya masih perlu mendalami keterangan tersebut.

“Ada apa sih (ditindaklanjuti)? Ada laporan. Ada laporan kita tindak lanjuti,” ungkapnya.

Atas dasar laporan masyarakat itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan, apakah ada unsur pidana atau tidak dalam pelaporan tersebut.

“Setelah lidik ternyata ada tindak pidana, kita tingkatkan pada penyidikan,” lanjutnya.

Dan Untuk Saat Ini Keberadaan Habib Rizieq Masih Di Arab Saudi

Setelah mengetahui adanya unsur tindak pidana dalam pelaporan tersebut, polisi kemudian meningkatkan statusnya menjadi penyidikan. Dalam penyidikan ini, polisi mencari siapa tersangkanya.

Sebelum menetapkan Rizieq sebagai tersangka, polisi juga telah menetapkan Firza Husein sebagai tersangka di kasus yang sama. Berkas Firza pun telah dilimpahkan tahap satu ke kejaksaan.

“Penyidikan kita cari siapa pelakunya, siapa tersangkanya. Kan berkas tersangka FH (Firza Husein) sudah kita ajukan,” tandasnya.

Sebelumnya, Eggi Sudjana selaku kuasa hukum Rizieq menuding bahwa penetapan tersangka kliennya adalah sebuah upaya rekayasa. Eggi juga menyampaikan bahwa Rizieq tidak mau kembali ke tanah air karena merasa chat itu rekayasa.

“Tidak pulang. Ya karena tidak pantas jadi tersangka, jangankan tersangka jadi saksi saja tidak bisa, kenapa karena dia tidak melihat, mengalami, tidak mengakui peristiwa ini, itu rekayasa,” kata kuasa hukumnya, Eggi Sudjana,

Ia juga mengatakan Polri membutuhkan keterangan dari Rizieq yang kini berstatus sebagai tersangka kasus tersebut.

“Kalau kita dapatkan (keterangan Rizieq), pasti lebih bagus. Pasti kita memerlukan keterangan yang bersangkutan,” tukasnya.

Hingga kini, Rizieq sendiri diketahui masih belum kembali ke tanah air dan masih berada di Arab Saudi.

“Kami Berharap Untuk Pak Habib Rizieq Yang Juga Pimpinan (FPI) Front Pembela Islam,Untuk Kembali Ke Indonesia.

Kami Percaya Bahwa Bapak Habib Rizieq Taat Dengan Hukum Yang Ada Di Indonesia,

Sumber Berita : Tribunews.com

banner-panjang-vivo7bet

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: