Manusia Unik, Orang-Orang Ini Bisa Hidup Tanpa Jantung Dan Otak

Majalahdunia.com – Otak dan jantung merupakan organ yang sangat penting bagi makhluk hidup, baik manusia maupun hewan. Tanpa adanya jantung dan otak, manusia atau hewan tak akan bisa hidup. Namun, sepertinya itu tidak berlaku untuk beberapa manusia unik ini. Meskipun tanpa jantung dan otak, mereka masih tetap bisa hidup.

Berikut ini adalah orang-orang ajaib yang mampu bertahan hidup walaupun tidak mempunyai jantung ataupun otak.

Carlos Rodriguez

Manusia Unik Carlos Rodriguez

Carlos Rodriguez adalah seorang pria yang dijuluki ‘manusia separuh kepala’ karena ia telah kehilangan sebagian besar otak dan tulang tengkoraknya. Hal itu dikarenakan saat berumur 14 tahun, Carlos pernah mencuri mobil setelah dia dan teman-temannya minum-minuman keras dan memakai narkoba.

Saat mereka mengendarai mobil, mereka mengalami kecelakaan karena menginjam rem dengan mendadak sehingga membuat Carlos harus terpental dari dalam mobil yang membuat kepalanya terbentur oleh batu.

Akhirnya, untuk bertahan hidup Carlos harus rela kehilangan sebagian besar daging dan tulang di kepalanya.

Operasi yang dijalani oleh Carlos saat itu adalah operasi hemispherectomy, atau pemotongan setengah bagian otak. Tujuan utamanya adalah mengangkat bagian otak yang rusak supaya nyawa pasien bisa tertolong.

Uniknya, sifat kepribadian dan juga ingatan pasien tidak akan berubah.

Jakub Halik

Manusia Unik Jakub Halik

Jakub Halik adalah seorang pria asal Ceko yang diketahui mengidap tumor ganas yang menggerogoti jantungnya hingga mengalami kerusakan permanen dan harus dibuang. Akhirnya, jantung Jakub mau tak mau harus diangkat dan dokter menggantikannya dengan dua pompa mekanik sambil menunggu proses transpaltasi jantung.

Sayangnya, nasib Jakun tak bagus kala itu karena untuk mendapatkan transpaltasi jantung di Institute for Clinical and Experimental Medicine (IKEM), seorang pasien harus masuk dalam dafatr tunggu selama 8 bulan.

Sejak menjalani operasi, Halik hanya bisa tinggal diatas kursi rodanya. Dan karena ia tak mempunyai jantung, Halik juga tak mempunyai denyut nadi. Tapi uniknya, pria berusia 37 tahun itu mengaku seperti hidup normal.

Jakub bisa bertahan hidup selama 6 bulan tanpa jantung, sebelum ia meninggal pada tanggal 13 Oktober 2012 lalu. Alasan meninggalnya Jakub adalah karena dokter tak berhasil menemukan donor jantung yang kompatibel dari negara lain untuk transpaltasi.

Namun dari kasus Jakob ini, terbukti bahwa manusia masih bisa bertahan hidup meski tanpa ada jantung. Namun, tentu saja dengan bantuan alat lainnya.

Craig Lewis

Manusia Unik Craig Lewis

Craig Lewis adalah manusia pertama yang bisa bertahan hidup meskipun tanpa jantung, sebelum Jakub Halik. Pada tahun 2011, sama seperti Jakun Halik, pria berusia 55 tahun itu tidak mempunyai jantung.

Craig Lewis bisa bertahan hidup meskipun hanya beberapa minggu saja berkat alat pompa mekanik pengganti jantung.

Meskipun Craig masih bisa bertahan hidup dengan alat tersebut, namun dua orang dokter dari Texas Heart Institute memberikan solusi yang lebih revolusioner melalui penginstalan perangkat sehingga memungkinkan darah tetap bisa bersirkulasi di tubuhnya walau tanpa jantung.

Hal ini pun di jadikan kenyataan oleh Dr. Bud Frazier dan Dr. Billy Cohn. Sebelumnya, mereka mengeluarkan jantung Lewis dan kemudian menginstal perangkat tersebut pada tubuhnya. Tak butuh waktu lama, Craig kembali bangun dan beribacara kepada para dokter.

Awalnya, Craig divonis mengidap amiloidosis yang sudah parah. Amiloidosis adalah kondisi dimana tubuh seseorang menghasilkan protein buruk, dan jika dibiarkan, protein itu akan memenuhi organ tubuh hingga organ tersebut berhenti bekerja. Karena itulah, dokter pun bertindak cepat memasang perangkat tersebut, setelah meminta izin pada istri Craig sebelumnya.

Setelah operasi ini selesai dilakukan, istri Lewis pun sangat senang dan takjub bahwa ia bisa melihat suaminya masih hidup meskipun tidak mempunyai detak jantung. Yang mengkhawatirkan adalah karena tak memiliki denyut jantung maupun denyut nadi, jika Craig tiba-tiba pingsan, dan orang yang menolongnya tidak mengetahui riwayat kesehatannya, bisa saja Craig langsung dikatakan meninggal, padahal belum.

Stan Larkin

Manusia Unik Stan Larkin

Sekilas, tak ada yang aneh dari diri Stan Larkin, saat pria 25 tahun tersebut membawa anaknya yang masih kecil bermain di taman. Diketahui, dia selalu membawa ransel abu-abu ke mana pun dia pergi. Ternyata fungsi tas ransel itu sangat penting bagi Stan Larkin, sebagai nyawa cadangan. Di dalam tas tersebut berisi alat sumber daya jantung buatan yang terhubung langsung ke bagian dada untuk memompa darahnya.

Stan tak lagi memiliki jantung karena diangkat dari tubuhnya pada November 2014 lalu. Jantung Stan memang sudah bertahun-tahun bermasalah. Masalah itu baru disadarinya saat dirinya tiba-tiba terjatuh saat sedang bermain basket. Dari situ baru diketahui ternyata Stan memiliki penyakit genetik terkait jantungnya yang disebut kardiomiopati familial. Tak cuma Stan, adiknya yang bernama Dominique ternyata juga memiliki penyakit tersebut namun lebih awal menyadarinya.

Kardiomiopati sendiri merupakan sekumpulan kelainan pada jantung dengan kelainan utama terbatas pada miokardium. Kondisi ini bisa menghambat jantung untuk memompa darah secara efisien. Tipe kardiomiopati yang dialami Stan dan Dominique, disebut arrhythmogenic dysplasia, yang menyebabkan aritmia dan gagal jantung pada kedua sisi.

Setelah lebih dari 500 hari dia jalani dengan alat yang berada di ranselnya itu, akhirnya Stan Larkin mendapatkan transplantasi jantungnya pada tanggal 9 Mei 2016 lalu. Ia kini sudah kembali hidup normal dan dinobatkan oleh Guinness World Records dan jurnal medis kedokteran sebagai satu-satunya manusia yang berhasil hidup tanpa jantung selama 17 bulan.

Kaylee Moats

Manusia Unik Kaylee Moats\

Kaylee terlihat seperti perempuan normal. Wajahnya cantik, berambut panjang, dan murah senyum. Padahal, di balik itu semua, dia menyimpan penyakit yang cukup langka. Kaylee Moats, perempuan asal Arizona, Amerika Serikat ini lahir dengan kondisi langka yang hanya mempengaruhi 1 dari 5 ribu bayi perempuan. Dia lahir tanpa vagina.

Kondisi ini membuat Kaylee tidak pernah mengalami menstruasi atau berhubungan seks di usianya yang kini 23 tahun. Kaylee bersama keluarganya kini sedang berusaha menggalang dana untuk melakukan operasi rekonstruktif.

Kaylee memiliki kondisi yang secara medis disebut Mayer-Roktansky-Kuster-Hauser. Kondisi ini diketahuinya, setelah pada usia 18 tahun, Kaylee belum juga menstruasi. Setelah pemindaian MRI, kemudia diketahui kalau ternyata Kaylee tidak memiliki vagina, pembukaan vagina, serviks, dan rahim. Artinya, Kaylee tidak akan bisa mengandung anaknya sendiri.

Meski tidak memiliki rahim dan vagina, Kaylee masih memiliki ovarium, yang membuatnya punya sel telur. Ini artinya, Kaylee masih bisa memiliki anak, hanya saja untuk bisa melahirkan anaknya sendiri dia harus meminjam rahim orang lain

Orang-orang yang sudah disebutkan di atas adalah orang-orang yang kuat, karena meskipun tak memiliki organ vital, mereka tetap semangat untuk hidup dan tak pernah berputus asa. Bagaimana dengan kita yang terlahir normal? Sudahkah kita bersyukur?

vivo7bet agen judi online terpercaya
Agen Judi Online Terpercaya

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: