Main Games 12 Jam Sehari, Tangan Pria Ini Ditebas Pacar dengan Pedang

Majalah Dunia- Sepasang kekasih harusnya saling melindungi, namun berbeda dengan sepasang kasih ini, Seorang wanita menyerang pacarnya beberapa kali dengan pedang pada dini hari (3/3/2018).

Alex Lovell mengalami banyak luka di bagian tubuhnya, terutama bagian tangan, Mengapa wanita itu begitu tega menyarang pacarnya sendiri? Mari Kita simak kisahnya.

Wanita bernama Emily Javier menuduh bahwa pacarnya, Alex bermain hati dengan wanita lain, Emily juga mengatakan dia sudah muak dengan pacarnya yang kecanduan bermain video game.

dari Asia One, dalam sebuah wawancara dengan polisi, Emily Javier mengklaim bahwa alex tidak setia padanya, Emily berkata demikian karean ia melihat telepon sang kekasih yang memiliki aplikasi kencan Tinder.

Dia menambahkan bahwa kecanduannya terhadap permainan video tertentu, “PlayerUnknown’s Battlegrounds,” juga mendorongnya untuk melakukan tindakan tersebut.

Alex mengaku ia bermain game selama 12 hingga 13 jam dalam sehari, Pria berjenggot ini juga mengatakan ia telah menghapus aplikasi kencan tersebut.

“Saya hampir tidak sempat bergaul dengan pacar saya, apalagi gadis lain,” ujar Alex.

Ketika ditanya tentang kebeneran tuduhan Emily pada dirinya, Alex mengatakan kekasihnya mengalami penyakit mental, yang membuat wanita itu berimajinasi.

“Pada dasarnya, dia delusi,” ucap Alex.

Delusi adalah suatu keyakinan yang salah karena bertentangan dengan kenyataan, Gangguan delusi merupakan salah satu jenis penyakit mental psikosis.

Psikosis sendiri ditandai dengan ketidaksinambungan antara pemikiran dan emosi sehingga penderitanya kehilangan kontak dengan realitas sebenarnya.

Delusi yang diderita Emily disinyalir karena wanita itu kurang perhatian, Emliy mengatakan kepada polisi bahwa dia membeli pedang yang digunakan untuk menyerang Alex di sebuah mal.

Emily wanita yang ditinggal di Washington ini, menebas Alex Lovell saat ia sedang tidur, Untuk mempertahankan diri, Alex berlindung pada sebuah boneka beruang besar yang ada di kasur.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa saya mencintainya, dan dia tetap menyerang saya, saya akhirnya menyuruh Emily untuk menelepon polisi, atau saya akan meninggal.” ujar Alex

Polisi kemudian tiba di tempat kejadian saat mereka mendapat telepon dari seorang wanita yang diyakini Emily.

Alex dilarikan ke rumah sakit, dan harus mendapatkan perawatan sekitar enam bulan agar kondisinya benar-benar pulih.

Sedangkan untuk Emily, dia didakwa dengan percobaan pembunuhan dan dikenakan denda sebesar $ 350.000, Wanita itu kini tengah menunggu persidangannya pada 7 Mei 2018.

Meskipun Emily mencoba membunuhnya Alex berkata bahwa sesungguhnya wanita itu adalah orang yang baik.

“Dia memanggil pihak berwenang dan menyelamatkan hidupku, kuharap itu penting untuk sesuatu,” ujar Alex.

Pria itu juga mengatakan Emily menyerangnya karena dia mengalami sakit mental dan segera membutuhkan pertolongan dari dokter terkait.

“Ini agak rumit, bagaimanapun, saya kira dia butuh bantuan serius,” tutup Alex.

banner-panjang-vivo7bet

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: