Kelompok Penggembala Serang Gereja di Nigeria, 18 Orang Tewas

Kelompok Penggembala Membabi buta Menyerang Gereja Di Negeria

Kelompok Penggembala Serang Gereja Sebanyak 18 orang terbunuh, termasuk dua pastor, dalam serangan pagi hari di sebuah gereja, di Makurdi, Nigeria, sekitar 30 orang yang dicurigai sebagai penggembala menyerang komunitas Mbalom, Komisioner polisi setempat Fatai Owoseni mengatakan serangan terjadi saat berlangsungnya upacara pemakaman, di mana dua pastor sedang memimpin misa.

“Kami mengambil 16 mayat dari lokasi penyerangan, dan dua di antaranya adalah imam,” katanya.

Jemaat gereja berkumpul pada pukul 05.30 waktu setempat di Gereja Katolik St Ignatius, kemudian terdengar suara tembakan. “Orang-orang berlarian dan berteriak,” kata Terhemen Angor, penduduk sekitar. “Setelah menyerang gereja, penyerbu menuju ke perumahan dan menghancurkan sekitar 60 rumah,” ucapnya.

Banyak penduduk yang kemudian menyelamatkan diri ke desa tetangga. Presiden Nigeria Muhammadu Buhar mengutuk serangan tersebut dan menyebut kekerasan itu sebagai tindakan iblis. “Itu jelas aksi untuk memicu konflik agama dan menceburkan komunitas kita ke dalam pertumpahan darah yang tak berkesudaha,’ katanya dalam pernyataan.

Wilayah Nigeria Tengah itu memang telah menghadapi konflik antara penggembala nomaden dan petani yang tinggal menetap di sana. Mereka memperebutkan tanah sehingga menyebabkan pertumpahan darah.

BACA JUGA : Kasus Penipuan Polisi Lacak Penipu Adik Kwin Kian Gie

Konflik mematikan menjadi isu utama di Nigeria, sementara Buhar mengincar kekuasaan periode kedua dalam pemilihan presiden mendatang. Dia mendapat tekanan untuk menghentikan kekerasan dan meminta militer mengambil tindakan tegas. Namun, pembunuhan terus terjadi akibat absennya penegakan hukum oleh polisi dan sistem pengadilan.

BACA JUGA : Dituduh Menikah Untuk Incar Uang, Balasan Wanita Cantik Ini Bikin Terenyuh

“Orang dibunuh dan tidak adana yang dilakukan untuk membawa pelaku tindakan kriminal dihukum,” kata Idayat Hassa, direktur Pusat Demokrasi dan Pengembangan Afrika Barat.

“Tindakan ini semakin buruk dan rumit. Kita harus segera mengatasi ini sebelum berubah menjadi peperangan,” ucapnya. Nigeria juga harus menghadapi aktivitas kelompok ekstremis Boko Haram yang kerap menculik murid-murid perempuan.

 

Daftar disini !!!

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: