Jokowi Pulang Kemalaman dan Kekunci, Jokowi Lompat Pagar Supaya Gak Bangunkan Satpam nya yang Tidur

Jokowi Pulang Kemalaman Sengaja Tidak Ingin Membangunkan Satpam nya Yang Lagi Tidur

Berita Terkini ~ Jokowi Pulang Kemalaman dan Kekunci, Jokowi Lompat Pagar, Mantan lawan Jokowi yang kini bergabung dan mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019, Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy membeberkan sifat Jokowi yang jarang diketahui publik, hal tersebut ia ungkapkan dalam cara Mata Najwa, Rabu (18/4/2018).

Dalam acara yang dipandu oleh Najwa Shihab tersebut, Romahurmuziy mengatakan jika dirinya pernah mengirimkan sebuah tim, ketika masih menjadi lawan Jokowi, untuk pergi ke Solo, Jawa Tengah, pada saat Pilkada DKI era Jokowi.

Tim tersebut ia maksudkan untuk mencari kelemahan dan kekurangan Jokowi sehingga bisa dijadikan alat kampanye.

Akan tetapi, sesampainya di sana, tim justru tidak menemukan kelemahan Jokowi.

Bahkan ada sebuah cerita, ketika mereka mengahampiri rumah Jokowi, ada seorang tukang becak.

Timnya kemudian menanyakan kepada tukang becak tersebut, rumah siapa itu, ketika dijawab Rumah Jokowi, mereka lanjut menanyakan bagaimana sosok Jokowi.

Tukang becak itu menjawab jika Jokowi baik, bahkan lebih baik daripada RT setempat.

Waktu masih menjabat sebgaai wali kota, Jokowi pernah pulang malam Pintu gerbang rumahnya sudah terkunci.

Akan tetapi ia tidak membangunkan satpam tapi malah melompat pagar agar bisa masuk.

Menurut penuturannya, hal itu dilakukan Jokowi karena tidak ingin membangunkan satpam dan menganggu tidurnya.

Ketum PPP pun heran, bagaimana orang seperti itu dicecar dengan sejumlah tudingan-tudingan negatif.

Apa yang disampaikan oleh Romahurmuziy ini menanggapi isu tudingan jika Jokowi menggunakan fasilitas negara.

Tak hanya itu Jokowi bahkan dianggap melibatkan aparat negara untuk bagi-bagi sembako.

Hingga menyelipkan foto dirinya ketika bagi-bagi sertifikat.

Romahurmuziy menegaskan jika Jokowi adalah orang yang mematuhi aturan.

Jangankan naik pesawat kepresidenan, naik angkot pun ia mau jika aturannya seperti itu.

“Orang-orang ini mengikuti aturan saja, jika itu protokolnya, dia mengikuti.

Bahkan saya sudha menyampaikan soal PKPU, pak bagaimana dengan pesawat kepresidenan.

Mas, kata Pak Jokowi, saya naik angkot saja untuk kampanye saya siap, jangankan pesawat kepresidenan,” katanya.

Di sisi lain, acara bagi-bagi sembako yang dilakukan oleh Jokowi oleh oposisi, seperti Gerindra dianggap sebagai cerminan dari persoalan harga sembako yang tinggi di Indonesia.

BACA JUGA : Istri Iwan Disandera Majikan Sebulan Karena Utang, Iwan Lapor Polisi

“Kalau Presiden bagi sembako, banyak yang mau. Ini sembako mahal, rakyat tak mampu beli,” ata Waketum Gerindra, Arief Pouono.

Sejumlah partai oposisi yang hadir pun menanggapi hal tersebut, hingga penjadi perdebatan dengan para pendukung Jokowi.

Seperti Politisi PKS Mardani Ali Sera yang mengagap jika bagi-bagi sembako bukanlah tugas presiden.

BACA JUGA : Kura-Kura Ini Punya Rambut Dan Bernapasnya Lewat Dubur

Menurutnya masalah-masalah besar butuh diselesaikan, dan Jokowi sudah ditemui bahkan oleh para menteri.

Ketum PPP: Pulang Kemalaman dan Kekunci, Jokowi Lompat Pagar Supaya Gak Bangunkan Satpam yang Tidur.

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: