Jenazah Jamiran Dibawa Pulang Ke Rumah Duka, Gunting Masih Menempel di Dadanya

Jenazah Jamiran Dibawa Pulang Ke Rumah Duka, Gunting Masih Menempel di Dadanya

Berita Terkini ~ Jenazah Jamiran dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarga dari RSUD Deliserdang.

Namun, ada yang aneh. Ternyata gunting masih melekat di dada warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara itu.

Direktur RSUD Deliserdang dr Hanif Fahri SpKJ mengakui ada kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya terkait penanganan yang dilakukan terhadap pasien atas nama Jamiran.

Jamiran meninggal dunia karena penyakit komplikasi Selasa, (1/4/2018) sore.

Saat jenazah diantar ke rumah duka menggunakan mobil ambulance rumah sakit, keluarga pasien sempat dikejutkan dengan benda seperti gunting yang masih menempel pada bagian dadanya.

Hal ini pun kemudian membuat keluarga warga lain yang turut melayat menjadi heboh.

“Itu bukan gunting tapi penjepit pendarahan. Penjepit pembuluh darah itu terbuat dari nikel. Jika tidak dilakukan seperti itu darah bisa terus-terusan mengalir, tapi saya akui ada juga kesalahan anggota dalam hal ini,” ujar dr Hanif Fahri.

Ia menyebut seharusnya sebelum jenazah dibawa ke rumah duka anggotanya menginformasikan tentang tindakan yang dilakukan itu dan menjelaskan apa maksud dan tujuannya.

Saat itu Jamiran meninggal di dalam ruang ICU setelah dirawat selama dua minggu.

“Seharusnya dijelaskan dan ikut mendampingi ke rumah duka anggota. Kalau cuma ditutup saja itu pasti akan keluar terus-terusan darahnya karena sudah sempat ditutup pakai perban tapi gak bisa. Kalau satu atau dua jam darah masih akan mengalir tapi kalau sudah empat hingga lima jam darah pastikan sudah membeku dan bisa dilepas penjepitnya. Anggota saat itu enggak ikut mendampingi karena harus tangani pasien lain di ICU,” kata Hanif.

BACA JUGA : Buruh Pabrik Dan Transportasi Ingin Jokowi Dua Periode, Beda Dari KSPI

Ia menjelaskan darah yang mengalir dari dada almarhum lantaran sebelumnya ada selang yang dipasang di parunya.

Disebutkan, selain terkena penyakit diabetes, Jamiran juga terkena gangguan paru dan jantung.

Sebelumnya penemuan benda yang mirip gunting ini sempat beredar di media sosial facebook.

BACA INI:  Imam Besar Muslim Al-Azhar Imbau Tidak Ekstrim

Nerizen sempat penasaran soal tindakan medis yang dilakukan oleh petugas RSUD Deliserdang terhadap Jamiran ini, hingga bisa benda seperti gunting itu menempel di dada jenazah.

Hal itu diposting pemilik akun Facebook, Ronggur Raja Doli Simorangkir, Selasa (1/5/2018).

Kasihan Bapak ini, sudah dua minggu dia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang Lubuk Pakam. Tapi kabarnya, keluarga tidak dapat kepastian sakit apa yang di deritanya

Tidak lama kemudian beliau meninggal, dan diantarlah jenazah Jamiran kerumah. Sesampainya di rumah duka, keluarga terkejut saat membuka kain pembungkus mayat, karena ada gunting yang masih menempel di dada almarhum.

Kabarnya saat keluarga menanyakan hal itu ke pihak rumah sakit, sang perawat malah tertawa.”

Yah, begitu lah fenomena pelayanan kesehatan kita. Semoga Almarhum ditempatkan di sisi Allah SWT.

 

Daftar disini !!!

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: