Jan Koum Diduga Berselisih dengan Facebook, CEO WhatsApp Mundur

Jan Koum Diduga Menyebar dengan Facebook, Retret CEO WhatsApp

Berita Terkini ~ Jan Koum, salah satu pendiri WhatsApp, mengundurkan diri dari kursi CEO karena diduga berselisih dengan perusahaan induk, Facebook.

Mengutip Reuters yang bersumber dari laporan Washington Post, penyebab utama perselisihan Koum dengan Facebook adalah strategi perusahaan induk yang hendak memakai data pribadi dan melemahkan enkripsi WhatsApp.

“Sudah hampir satu dekade sejak Brian dan saya memulai WhatsApp, dan sebuah perjalanan yang hebat dengan orang-orang terbaik,” tulis Koum di akun Facebook miliknya, Selasa (1/5), “Tapi ini sudah waktunya untuk beranjak.”

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengomentari status Koum tersebut. Zuckerberg merasa bersyukur pada kehadiran Koum yang sudah mengajarkannya soal teknologi enkripsi.

Facebook mengakuisisi WhatsApp pada 2014 dengan mahar mencapai berupa uang dan saham yang bernilai US$19 miliar.

BACA JUGA : Terjadi Dua Ledakan Di Afganistan, 21 Orang Dikabarkan Tewas Termasuk Enam Wartawan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook berniat menjadikan WhatsApp sebagai lumbung pendapatan baru melalui iklan. Dengan basis pengguna mencapai 1 miliar lebih, menempatkan iklan di WhatsApp seperti halnya model bisnis Facebook menjadi sangat menggoda.

BACA JUGA : Klaim Mengejutkan Jonathan Soal Video ‘Tendangan’ Ke Bocah

Namun manajemen WhatsApp cukup resisten terhadap wacana iklan di aplikasinya. Sejak 2012, mereka sudah menyatakan tak ingin menjadi perusahaan teknologi demikian yang kerjanya mengutak-atik kolam data.

Sementara itu, Facebook terus menjadi sorotan di berbagai belahan dunia setelah skandal kebocoran data Cambridge Analytica menyeruak.

Keputusan Koum mengundurkan diri setelah Brian Acton yang bersamanya menyiapkan WhatsApp pada tahun 2009. Acton pergi lebih awal pada bulan September 2017.

Daftar disini !!!

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: