Iran Tembak Pesawat Ukraina

Majalah Dunia – Iran sudah menyatakan militernya salah menembak jatuh objek yang ternyata Pesawat Ukraina berisi warga sipil. Peristiwa ini menewaskan seluruh penumbang termasuk awak kabin yang berjumlah 176 orang.

Wakil Komandan Markas Besar Umum Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi mengira, peristiwa salah tembak itu dikarenakan jaringan radarnya terganggu oleh interferensi elektronik Amerika Serikat (AS), yang mungkin sudah membuat operator keliru mengidentifikasi pesawat penumpang Ukraina sebagai rudal jelajah AS.

Menurutnya, sebuah tim sudah dibentuk untuk menyelidiki kemungkinan seperti itu, seperti lansir harian Tehran Times, Kamis (16/1/2020).

Bonus-Jackpot-Mix-Parlay

Pesawat penumpang kepunyaan maskapai Ukraina itu ditembak jatuh pada 8 Januari di wilayah udara Teheran.

Angkatan Bersenjata Iran mengatakan jika pesawat tersebut keliru diidentifikasi sebagai rudal jelajah akibat “kesalahan manusia”. Abdollahi menyebutkan operator yang menembakkan rudal ke pesawat itu mengalami kendala dalam menerima pesan dari pusat komando.

Pengakuan Iran Salah Tembak

Iran akhirnya menyatakan negaranya menembak jatuh pesawat Boeing 737 milik Ukraina. Pesawat itu dihantam rudal pada Rabu pagi, 8 Januari 2020.

Militer Iran menyebutkan pesawat komersil itu terbang sangat dekat dengan wilayah militer yang sensitif, sebab itu pesawat diduga sebagai ancaman. Sebanyak 176 orang tewas.

“Dalam keadaan demikian, akibat human error dan ketidaksengajaan, pesawatnya tertembak,” ucap pernyataan resmi militer Iran.

Sebelumnya, pemerintah Iran sangat yakin jika pesawat itu jatuh disebabkan oleh kesalahan teknis. Mereka juga membantah tudingan negara-negara barat yang menyebut pesawat itu dihantam rudal.

Presiden Iran Hassan Rouhani juga telah mengumumkan. Jika investigasi internal angkatan bersenjata menemukan ada human error.

Judi Bola Online

“Investigasi internal Angkatan Bersenjata dengan menyesal sudah menyimpulkan jika rudal-rudal yang ditembak akibat human error mengakibatkan kecelakaan pesawat Ukraina dan kematian 176 orang yang tidak bersalah,” tulisnya di Twitter.

Meski yang menembak ialah militer Iran, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif ikut serta menyalahkan Amerika Serikat (AS). Ia mencoba menghubungkan human error di Iran merupakan akibat aksi politik ceroboh AS.

“Human error terjadi ketika saat krisis yang diakibatkan kecerobohan politik AS membawa pada bencana,” ucap Javad Zarif via Twitter. ia juga menyampaikan rasa penyesalan dan duka pada keluarga korban.

——————————————————–

Agen Judi Online Terbaik VIVO7BET

daftar-1

Reward VIVO7BET Untuk Member Setia (Grand Prize Motor Ninja 250 FI 2018)

Vivo7Bet Prom (1)

Judi Bola SBOBET Maxbet268

Bonus Deposit Awal 15% & Next Deposit 10%

daftar

zvr
Your Reaction

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: