Ini Mayat Paling Mewah di Dunia, Siapa Sangka Kisah Hidupnya Tragis!

Majalah Dunia- Bergaya hidup mewah dan memiliki penampilan glamour adalah lambang kesusksesan, Hal ini menjadi salah satu bukti material di mana seorang manusia menempatkan dirinya sebagai makhluk yang lebih dari sekadar cukup.

Namun, tercatat bukan hanya manusia yang masih hidup yang memiliki penampilan mewah, konon mayat ini juga memiliki penampilan mewah.

Bahkan dari aksesoris yang dikenakannya mayat ini disebutkan sebagai salah satu mayat dengan dengan penampilan termewah di dunia.

mayat itu adalah sosok seorang petinggi gereja di Jerman bernama St Hyacinth dan Clements.

Penampilan mereka sungguh luar biasa.

Dari ujung kepala hingga ujung kaki, mereka dibaluti dengan pakaian dan perhiasan yang terbuat dari emas murni.

Sebuah kisah di masa lalu menyebutkan konon kedua mayat ini mempunyai kehidupan yang cukup mengerikan.

Hayacinth adalah seorang Kristen yang gagal menyembah dewa Roma kuno, karena keyakinanya tersebut ia malah dianggap menyimpang dan disiksa hingga menemui ajalnya.

mayat_20180321_050359.jpg

Begitu juga dengan Clements, ia juga mengalami nasib serupa dengan Hyacinth yang diasingkan dan dieksekusi mati karena memiliki keyakinan yang bertentangan dengan pihak Gereja.

Meski kedua mayat ini meninggal dengan cara tragis namun masyarakat sana menyayangi mereka kerana di masa lalu mereka dianggap sebagai beberapa orang gereja yang baik.

Akhirnya kedua mayat ini disimpan di sebuah ruangan di Biara Furstenfeld, sebuah gereja Bavaria yang dekat dengan Munich, Jerman.

Menurut keterangan St Hyacinth diletakkan di sebuah lemari kaca saat ini mayatnya sudah menjadi tulang belulang.

Saint Hyacinth diketahui mati pada 108 Masehi ketika berusia 12 tahun, sedangakan Santo Hyacinth dibunuh pada tahun 95 Masehi.

Hingga kini kedua mayat ini masih sering dikunjungi dan beberapa orang yang ingin melihatnya juga perlu mengeluarkan beberapa uang sekitar 2,5 euro (sekitar Rp35 Ribu). (Afif Khoirul M).

banner-panjang-vivo7bet

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: