Hindari Penghadangan, Semua Taksi Harusnya Boleh Masuk Bandara

Hindari Penghadangan, Semua Taksi Harusnya Boleh Masuk Bandara

Berita Terkini ~ Seorang penumpang di Bandara Ahmad Yani, Semarang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat naik taksi ketika akan meninggalkan bandara. Penumpang bernama Nathalie itu mengaku dihadang dan dipaksa turun.

Menurut pihak bandara, hal itu berkaitan dengan belum adanya kerja sama antara operator taksi yang ditumpangi Nathalie belum bekerja sama dengan pihak bandara. Untuk mengatasi masalah yang sama terjadi lagi, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai harusnya semua taksi diberi kesempatan yang sama untuk mengangkut penumpang dari bandara.

“Kalau setiap bandara yang miliknya TNI selalu akan ramai. Karena mereka akan menaruh taksi-taksi milik koperasinya. Kalau dibuatnya fair, koperasi masuk, Exspress masuk, Blue Bird masuk, semua masuk nggak apa-apa,” kata Agus saat berbincang dengan Vivobetting.

Menurutnya masalah ini adalah persoalan lama yang belum terselesaikan. Ia pun berharap hal ini segera bisa diselesaikan.

BACA JUGA : Ditanya Soal Rumah Dari Jokowi, Lalu Muhammad Zohri Menangis

“Saya selalu bilang pada pemerintah, sudahlah, jangan meneruskan bandara enclave sipil. Contoh taksi di Padang dipindah, kan nggak jadi masalah. Taksinya dari Kopkapura, kemudian taksi lain boleh masuk,” tuturnya.

Sebelumnya, postingan seorang pengguna taksi yang mengaku mengalami arogansi di Bandara Ahmad Yani Semarang viral di Facebook. Penumpang bernama Nathalie itu dihadang ketika ia masuk ke taksi Blue Bird dan diminta turun.

BACA JUGA : PASI Jelaskan Insiden Di Kemenangan Zohri, Tepis Isu Bendera Polandia

Perstiwa terjadi hari Minggu (15/7) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu Nathalie baru pulang dari Surabaya dan mencari taksi untuk pulang. Ketika itu ia melihat taksi Blue Bird kosong dan lebih dekat daripada taksi bandara yang harus sedikit menyeberang.

Peristiwa itu kemudian berusaha diselesaikan pihak bandara. Communication and Legal Section Head Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Dian Permata Sari, membenarkan ada peristiwa tersebut. Namun ia mengatakan pihaknya sudah berusaha memberikan solusi.

Dian juga menjelaskan, sebenarnya sudah ada peraturan dan kerja sama terkait transportasi di Bandara Ahmad Yani Semarang. Hingga saat ini yang bisa mengangkut penumpang dari bandara tersebut adalah Taksi Bandara Primkopad S16, Bus Trans Semarang, dan rental mobil dari TRAC serta Blue Bird.

“Di area bandara untuk pengelolaan kegiatan jasa terkait ada peraturannya bahwa harus dengan didasarkan kerjasama dengan pengelola bandara. Saat ini yang ada kerjasama untuk taksi baru dengan Primkopad S16,” tutur Dian.

 

 

 

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai