Bandara Malaysia selama Lebih dari Sebulan Pria Ini terjebak kok Bisa ?

Bandara Malaysia selama Lebih dari Sebulan Pria Ini terjebak kok bisa ??

Berita Terkini- Bandara di Malaysia KLIA 2 Baru-baru ini,  menjadi sorotan media.

seorang pria asal Suriah berusia 36 tahun dikabarkan menghabiskan lebih dari satu bulan tinggal di KLIA2 setelah ia kehabisan uang dan terdampar di petugas imigrasi.

Hassan Al Kontar menggunakan akun Twitter-nya untuk membagikan ceritanya kepada dunia.

Ia merekam beberapa video kehidupan sehari-harinya di bandara.

Hassan menjelaskan dalam salah satu videonya bahwa ia sudah meninggalkan Suriah delapan tahun yang lalu.

Bandara Malaysia selama Lebih dari Sebulan Pria Ini terjebak kok Bisa ?

Dan surat perintah telah dikeluarkan untuk penangkapannya karena menolak panggilan untuk dinas militer.

“Bukan hanya masalah saya. Ini masalah ratusan orang Suriah yang merasa mereka dibenci, ditolak, tidak diinginkan, lemah, kesepian,” ungkapnya.

Warga Suriah ini tinggal dan bekerja di Uni Emirat Arab (UEA) dari tahun 2006 hingga 2011, ketika perang saudara Suriah dimulai dan mengakibatkan dia kehilangan izin kerjanya.

UAE menolak memperbarui visa tinggalnya, jadi dia terus tinggal di sana secara ilegal sementara waktu.

Namun, pada tahun 2016 ia ditangkap dan dikirim ke fasilitas deportasi yang menyebabkan dia diteruskan ke Malaysia pada Januari 2017.

Namun, ia memperpanjang periode bebas visa tiga bulannya, Dia kemudian naik pesawat dari Kuala Lumpur ke Ekuador pada Februari 2018, di mana ia berharap masalah imigrasinya akan berakhir.

Sayangnya, ia tidak diizinkan memasuki negara Amerika Selatan pada menit terakhir dan harus kembali ke Kamboja, di mana ia tidak diiznkan untuk masuk sekali lagi.

Akhirnya, tanpa banyak pilihan atau uang, Hassan harus kembali ke Kuala Lumpur, tetapi menghadapi dilema yang sama dan tidak diizinkan masuk ke Malaysia.

Hingga hari ini, Hassan telah terdampar di KLIA2 selama 37 hari.

“Saya tidak tahu harus berkata apa dan harus melakukan apa. Saya butuh solusi, saya butuh tempat yang aman di mana saya bisa secara hukum bekerja. Suriah tidak mungkin”

“Saya tidak ingin menjadi bagian dari pertarungan dan perang, saya tidak ingin membunuh siapapun. Saya tidak ingin dibunuh juga. Ini bukan perang saya,” ungkapnya.

Hassan terpaksa tidur di bawah tangga dan menggunakan toilet bandara untuk mandi dan mencuci pakaiannya di tengah malam, ketika tidak ada orang di sekitarnya.Sejak terdampar di bandara, Hassan telah mendokumentasikan kehidupannya selama di sana.

Bandara Malaysia selama Lebih dari Sebulan Pria Ini terjebak kok Bisa ?

Ia mengunggah video di Twitter dan mengirim e-mail ke berbagai kelompok hak asasi manusia untuk meminta bantuan.

Sementara itu, wakil direktur Asia Hyman Rights Watch meminta pihak berwenang Malaysia untuk memberikan akses penuh kepada Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNCHR) agar mereka dapat menyelidiki status pengungsi Hassan dan membantunya.

“Pihak berwenang Malaysia terus mengatakan bahwa pihaknya prihatin tentang pertumpahan darah dan kejadian mengerikan yang ditimpakan pada warga sipil dalam perang sipil yang sedang berlangsung di Suriah, tetapi kasus-kasus seperti Hassan Kontar akan menunjukkan apakah Malaysia siap untuk mendukung retorika itu dengan tindakan nyata,” katanya.

Sejak itu, UNCHR mengunjungi Hassan.

“Mereka (UNCHR) akan mempelajari file tersebut tetapi mereka tidak memiliki jangka waktu atau tidak ada jaminan tentang hasilnya. Jadi saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan dan mungkin butuh waktu yang lama,”

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: