22 Orang Tewas dan 15 Orang Hilang Dampak Banjir dan Longsor di Sumut dan Sumbar

majalahdunia.com – Akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara serta Sumatera Barat hari Sabtu (13/10), 22 orang dilaporkan tewas.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor ini terjadi akibat hujan lebat sejak Kamis (11/10).

“Pagi ditemukan dua korban meninggal lagi akibat kendaraan masuk sungai dan hanyut. Korban meninggal adalah satu orang Polisi dari Polsek dan satu orang pegawai PT Bank Sumut,” ucapnya Sutopo.

Selain warga meninggal, data sementara yang dilaporkan BPBD Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyebutkan ada 15 orang hilang dan puluhan orang luka-luka.

Mereka ditemukan di empat wilayah berbeda yaitu di Kabupaten Mandailing Natal, Kota Sibolga, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pasaman Barat.

“Sementara itu, ada sembilan kecamatan yang terkena banjir dan longsor di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara yaitu Kecamatan Natal, Lingga Bayu, Muara Batang Gadis, Naga Juang, Panyambungan Utara, Bukit Malintang, Ulu Pungkut, Kota Nopan dan Batang Natal,” lanjutnya.
Korban-korban terdiri dari siswa yang sedang melaksanakan jam belajar. Mereka tertimpa bangunan yang hancur karena badai dan banjir di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

“Sebelas murid madrasah meninggal dunia tertimpa bangunan yang hancur diterjang banjir bandang pada Jumat (12/10),” jelasnya.

Sutopo menjelaskan kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba. Sungai Aek Saladi tiba-tiba mengalir dengan derasnya dan membawa lumpur lalu meluap sehingga menerjang madrasah. vivobetting

“Jumlah korban hilang masih dapat berubah karena belum dapat dipastikan. Korban tertimbun lumpur dan material tembok yang roboh,” jelasnya.

Menurut informasi, hingga saat ini dampak banjir bandang dan longsor di Mandailing Natal lain sebanyak 17 unit rumah roboh, 5 unit rumah hanyut, ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian 1-2 meter di Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis. Ada sebanyak 8 titik longsor berada di Kecamatan Batang Natal.

Tim di lapangan kini sedang melangsungkan evakuasi penyelamatan. Kondisi terjadinya longsor dan banjir berada di sekitar pegunungan, pinggir hutan dan akses jalan yang rusak.

“BPBD Mandailing Natal, BPBD Provinsi Sumatera Utara, TNI, Polri, SAR Daerah, SKPD, PMI, dan relawan menangani darurat bencana,” ujarnya.

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai