Kemenkominfo Blokir Grup LGBT di Facebook

majalahdunia.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) memblokir grup LGBT di Facebook yang belakangan sempat viral dibicarakan.

Pemblokiran ini dilakukan setelah mendapat email dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang memohon untuk memblokir grup tersebut. KPAI menyurvei adanya grup tersebut sangat berpengaruh dan membahayakan anak-anak dan remaja di Garut dan sekitarnya.

Grup Facebook yang dimaksud pun telah resmi diblokir pada hari Kamis (11/10).
Sebelum melakukan pemblokiran, Plt Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu bersama subdit pengendalian konten negatif Dirjen Aptika telah melakukan penelusuran dan analisis terhadap grup tersebut. vivobetting

“Ada beberapa konten yang mengandung muatan pornografi pada grup Facebook LGBT,” ucap nando.

Kategori pornografi yang dimaksud menunjuk pada UU No.44 tahun 2008 adalah konten yang secara eksplisit berisi tentang persenggamaan, kekerasan seksual, masturbasi atau onani, ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, atau pornografi.
Langkah pemblokiran juga dilakukan setelah pihak Kemekominfo bersinkronisasi dengan Polres Garut dah hasilnya, Polres Garut setuju untuk memblokir grup Facebook LGBT tersebut.

Hingga awal Oktober, catatan Kemenkominfo memberitahukan, ada lebih dari 890 ribu situs yang diblokir karena diduga telah melanggar undang-undang, 80 persen diantaranya termasuk dalam kategori situs pornografi.

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai