Farhat Abbas Berharap Polisi Tetap Melanjutkan Kasus Ratna Sarumpaet

majalahdunia.com – Pengacara kelahiran tahun 1976, Farhat Abbas, berharap kepada polisi agar tetap melanjutkan kasus Ratna Sarumpaet sebagai tersangka kasus dugaan berita bohong atau hoax soal penganiayaan yang terjadi terhadap dirinya. Menurut Farhat, orang-orang yang telah menyebarkan informasi pengeroyokan Ratna juga harus diproses hukum.

Farhat yang terhimpun dalam Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok) mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan kelanjutan laporan yang telah dilakukannya. Dia mengirim 17 laporan yang diduga sebagai penyebar berita hoax tersebut  ke Bareskrim Mabes Polri.

Berdasarkan informasi Farhat, laporan yang dibuatnya itu akan dipusatkan menjadi satu berkas di Polda Metro Jaya.

“Saya minta agar segera pihak kepolisian bisa memperlakukan sama orang-orang yang menyebarkan hoax ya yang memprovokasi untuk kampanye hitam ini agar pembohong juga,” tegasnya saat berada di Mapolda Metro Jaya.
Walaupun begitu, Farhat menjelaskan maksud kedatangannya bukan karena panggilan dari polisi tapi karena inisiatifnya sendiri. Selain ingin mengetahui perkembangan kasusnya, dia juga ingin mengetahui apakah barang bukti yang pernah diserahkannya masih ada kekurangan atau tidak. vivobetting

Menurutnya, 17 orang yang dilaporkannya itu mesti diproses hukum. Hal tersebut karena melibatkan penyebaran berita hoax yang sempat ramai dibicarakan beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya kalau bicara sederhana saja, orang yang berbohong harusnya dihukum, orang yang dibohongi juga dan menyebarkan kebohongan harus dihukum lebih berat lagi dengan pasal ancaman hukumannya pembohongnya 10 tahun baik disengaja maupun tidak disengaja menyebarkan kebohongan itu dihukum tiga tahun,” ujarnya.

Farhat pun memberitahukan alasan dia mendesak supaya laporannya itu cepat ditindak lanjuti polisi untuk berjaga-jaga supaya yang dilaporkan tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

“Jadi harapan kita segera semua saksi diperiksa, kemudian dipanggil mereka, ditekan sebagai tersangka,” ucapnya.

Beberapa nama yang dilaporkan Farhat antara lain Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli dan Nanik Deang. Kemudian, Ferdinand Hutahaean, Arief Puyono, Natalius Pigai, Fahira Idris, Habiburokhman, dan Hanum Rais.

Ia juga melaporkan Said Didu, Eggy Sudjana, Captain Firdaus, Dahniel Anzar Simanjuntak, dan Sandiaga Uno.

 

Daftar disini !!!

 

Mungkin Anda Menyukai