Zulhas Disoraki Mahasiswa Saat Menyebut Prabowo-Sandi di Seminar

Berita Terkini ~ Ribuan mahasiswa Universitas Muhammadyah Purwokerto (UMP) yang hadir pada seminar kebangsaan, menyoraki Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Zulhas), ketika menyebut nama Prabowo dan Sandiaga Uno dalam seminar.

Sorakan tersebut berlangsung saat seminar kebangsaan bertajuk ‘Masa Depan Ekonomi Pancasila dan Tantangan Startup Wirausaha di Era Generasi Millenial’ di Hotel Karlita Purwokerto pada Selasa (25/9/2018).

Dari pantauan detikcom, sorakan berlangsung sebanyak tiga kali. Di bagian seminar, Zulhas menyisipkan pesan tentang peran-peran penting mahasiswa di republik ini. Mahasiswa adalah agen perubahan yang bertanggung jawab menentukan masa depan.

Namun saat Zulkifli belum selesai mengatakan “Kalau nanti Prabowo-Sandi jadi presiden dan wakil presiden…”, mahasiswa UMP langsung menyoraki dengan mengatakan. “Huuuu!!”.

Zulhas kembali masuk pada tema namun kemudian kembali menyinggung Pilpres. “Dan yang terakhir kali, nanti Presidennya Prabowo dan Shandi…,” kata vivobetting.

Serempak koor “huuuuuu..,” dari para mahasiswa kembali bergema.

BACA JUGA : Elite Hanura Yang Digedor Pengawal Prabowo Ngaku Diancam

Zulhas kembali menyemangati mahasiswa untuk berwirausaha. Namun pada saat akhir, Zulkifli kembali menyinggung Pilpres. Kali ini dia hanya menyebut nama Sandiaga Uno sebagai cawapres. “Kalau Wakil Presiden, Sandi…,”. Sontak “Hhuuu…,” dari mahasiswa kembali bergema.

Namun Zul tak patah semangat, apa lagi Sandiaga juga hadir menjadi pembicara di seminar itu. “Cocok. Setuju,” kata Ketua Umum DPP PAN tersebut yang kemudian diikuti kata yang sama oleh para mahasiswa yang hadir.

BACA JUGA : Survei LSI: Aksi 212 Buka Keran Naiknya Intoleransi

Zulkifli mengatakan acara tersebut sengaja digelar di luar kampus karena dikhawatirkan akan timbul persoalan jika karena tudingan politisasi kampus. Jika digelar di luar kampus maka pembicara bebas menyinggung nama capres dan cawapres. Apalagi, salah satu pembicara di acara itu adalah Sandiaga Uno.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UMP, Anjar Nugroho, menegaskan acara adalah seminar kebangsaan dan kuliah umum, tidak ada motif politik. Sedangkan pertimbangan mengundang Sandiaga adakah karenanya kepakarannya. Sandi dianggap sebagai pengusaha dan juga seorang akademisi sekaligis praktisi.

“Sebenarnya sudah kami set sebagai acara akademik, kuliah umum, acara seminar kebangsaan. Tidak ada nuasa politik yang kami suguhkan dan kebetulan Bang Sandi posisinya sebagai calon Wakil Presiden,” jelasnya.

 

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai