Hentikan Bagi-bagi Sepeda, Jokowi Enggan Berpolemik

Berita Terkini ~ Presiden Jokowi punya alasan mengapa menghentikan pembagian sepeda saat bertemu masyarakat. Dia beralasan enggan bagi-bagi hadiah saat kunjungan supaya tidak menuai masalah.

“Nanti kalau aturannya masih belum jelas. Nanti malah menimbulkan polemik. Saya kira kami hindari lebih baik,” kata Jokowi di Balai Kartini, Selasa (25/9).

Ia pun sempat tertawa ketika dikonfirmasi mengenai hal itu. Sebab, sepanjang agenda hari ini, ia tidak memberikan sepeda sama sekali kepada masyarakat.

Sejak pagi, ia sudah bertemu tujuh ribuan masyarakat di Cibinong, Bogor, Jawa Barat saat membagikan sertifikat tanah. Presiden Jokowi kemudian bertemu seratusan anggota Persatuan Islam (Persis) Vivobetting.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Balai Kartini guna bertemu sekitar 300 purnawirawan. Ketiga agenda ini memang pertama kali dilakukan Jokowi setelah resmi ditetapkan sebagai calon presiden dan masuk masa kampanye.

BACA JUGA : Zulhas Disoraki Mahasiswa Saat Menyebut Prabowo-Sandi Di Seminar

Menariknya, tidak ada satu hadiah pun yang diberikan. Padahal, biasanya dalam satu acara Presiden Jokowi bakal memberikan tiga hingga lima sepeda kepada masyarakat yang menjawab pertanyaannya.

“Karena dari kemarin kami enggak boleh lagi bagi sepeda. Karena enggak boleh enggak ada yang maju lagi,” kata Presiden tadi di Stadion Pakansari, Bogor.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang tidak merinci soal pembagian hadiah berupa sepeda dan sembako ketika Jokowi berkunjung ke daerah atau bertemu masyarakat.

KPU meminta jajaran Istana lebih mempertimbangkannya terlebih dahulu.

BACA JUGA : Survei LSI: Aksi 212 Buka Keran Naiknya Intoleransi

Sejak beberapa bulan lalu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melarang pembagian sepeda semasa kampanye berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

KPU-Bawaslu sudah memberi tahu batasan-batasan Jokowi sebagai capres petahana seperti hak pengawalan, pengamanan, kesehatan, serta protokol yang melekat.

Di sisi lain, mereka juga menyoroti hal-hal yang biasanya dilakukan Jokowi ketika bertemu masyarakat seperti membagikan sepeda serta sembako.

“Jadi memberikan pemahaman dengan baik teman-teman di lembaga kepresidenan. Prinsipnya kalau itu memang melekat pada agenda kenegaraan harus dipertimbangkan dengan baik. Apakah itu boleh atau tidak kembali ke aturannya,” kata Kepala Biro Teknis dan Humas Sekretariat Jenderal KPU Nur Syarifah.

 

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai