Paloh Sarankan Jokowi Balas Kritik Prabowo dengan Senyum

Paloh Sarankan Jokowi Balas Kritik Prabowo dengan Senyum

Berita Terkini ~ Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta Joko Widodo untuk tidak menanggapi kritik dari bakal calon pesaingnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Prabowo Subianto.

Prabowo sebelumnya melontarkan kritik pada Jokowi lantaran dianggap gagal tak bisa menjaga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Surya Paloh yang merupakan bagian dari koalisi partai pendukung Jokowi menyarankan Jokowi membalas kritikan itu dengan banyak tersenyum.

“Kalau menurut saya Jokowi harus banyak senyum-senyum aja,” kata Surya saat ditemui dalam pembukaan pembekalan bakal calon legislatif Partai NasDem di Jakarta, Sabtu (1/9) malam.

Menurut Paloh tak ada jaminan siapa pun yang menjadi pemimpin di Indonesia dapat menjaga nilai tukar rupiah.

“Emangnya kalau kubu sebelah yang jadi pimpinan hari ini, bisa juga dolar hari ini turun? Belum tentu,” ujar Vivobetting.

Kondisi nilai tukar rupiah menyentuh angka Rp14.829 per dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat (31/8) kemarin. Rupiah bahkan sempat menyentuh posisi Rp14.884 per dolar AS, setelah sebelumnya berada di nilai Rp14.710 per dolar AS.

BACA JUGA : Prabowo Bicara Penghadangan Deklarasi, Jokowi: Ingat Ada Aturan

Prabowo menilai kondisi nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS itu merupakan imbas dari kebocoran ekonomi Indonesia yang masuk kepada pihak asing.

“Perbaikan sistem ekonomi dan sistem politik supaya tidak terjadi kebocoran lagi. Ini situasi ekonomi sulit karena secara sistemik kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia,” kata Prabowo saat berpidato dalam acara bedah buku ‘Paradoks Indonesia’, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (1/9).

BACA JUGA : Polisi Tidak Menahan 2 Pemuda Penghina Presiden Saat ‘Video Call’

Prabowo mengatakan seharusnya pemerintah menjaga agar hasil pengolahan kekayaan alam tidak melayang ke luar negeri. Dia berjanji bakal melaksanakan hal itu jika terpilih sebagai presiden pada 2019.

“Mata uang kita kuat kalau ekonomi kita kuat. Kalau kekayaan kita tetap tinggal di Indonesia. Ya, harus taat kepada UUD kita,” ucap Prabowo.

 

 

 

Daftar disini !!!

Mungkin Anda Menyukai