Dikira Meninggal, Perempuan di China Bawa Suaminya ke Kamar Mayat

Majalah Dunia- Seorang perempuan membawa suaminya ke kamar mayat setelah dia menduga sang suami meninggal dalam tidur. Awalnya, pria bernama Huang baru saja keluar dari rumah sakit, dan menuju rumahnya di kota Shiyan, Provinsi Hubei, China. Huang dipulangkan setelah dokter sudah tidak bisa untuk mengobati kanker perut stadium akhir yang dia derita sejak November 2017.

Huang sengaja dipulangkan sehingga dia bisa meninggal dengan tenang di kediamannya sendiri. Senin pagi (26/2/2018) waktu setempat, istri Huang menemukan Huang tidak bergerak atau bernapas di ranjangnya.

Oleh sang istri yang tidak disebutkan identitasnya, Huang dianggap sudah meninggal, sehingga dia menghubungi jasa pemakaman. Di kamar mayat, petugas jenazah tengah bersiap untuk mendandani Huang ketika melihat ada pergerakan di mulut dan tangannya.

Si petugas kemudian mencoba mencari nadi Huang, dan menemukan adanya denyut sehingga dia menghubungi tim medis Namun, ketika tim medis datang ternyata itu adalah denyut dan gerakan terakhir yang dilakukan Huang. Dia benar-benar dinyatakan meninggal beberapa jam setelahnya.

Perusahaan jasa pemakaman kemudian menghubungi istri Huang dan menjelaskan apa yang terjadi. Di China.

belum ada aturan ketat untuk menentukan apakah seseorang telah meninggal atau tidak, terutama di kawasan pedesaan. Manajer jasa pemakaman, Ren, berkata kalau kejadian ini merupakan yang ketiga kali sejak perusahaannya berdiri. Dia berujar, ketika keluarga menemukan anggotanya sudah kaku dan dingin, sangat mudah berasumsi kalau mereka telah meninggal.

“Seharusnya, perlu pemeriksaan medis lebih lanjut untuk mengetahui denyut jantung atau tekanan darah,” beber Ren.
banner-panjang-vivo7bet

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan