Anggota Penyebar Isu Provokatif MCA Menyesal dan Minta Maaf

Majalah Dunia- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap enam anggota sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial.

Mereka adalah Muhammad Lutfi (40), Riski Surya Darma (33), Ramdani Saputra (39), Yuspiadin (25), Ronny Sutrisno (40), dan Tara Arsih Wijayani (40), Lutfi mewakili para tersangka itu, mengakui kesalahan dan menyesali perbuatannya.

“Kami memohon maaf terutama pada bangsa Indonesia, yang dipimpin oleh jajaran paling tertinggi (Presiden). Lalu kepada Mabes juga yang ada di sini, cybercrime. Saya mengakui telah menyesal, dan tadi juga sepakat teman-teman diatas mengakui juga kepada saya, menyesal mereka semua,” kata Lutfi, mengenakan kaos Tahanan Siber Bareskrim warna merah, di gedung Dittipid Siber Bareskrim Polri, Jatibaru, Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).

Lalu, lanjut pria berambut spike itu, dengan penyesalan tersebut, mereka juga meminta maaf kepada yang terkait dengan korban hoax, Mereka menegaskan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

“Karena beda mungkin pandangan sebagai jurnalis, kami dibilang hoax atau bohong, karena kami tersangka. Ada perbedaan yang telah disampaikan oleh salah satu kepolisian, yang saya enggak tahu pangkatnya yang inisialnya S. Merekalah yang menyadarkan kami semua disini. Itu adalah segi daripada yang namanya analis kalau dalam Islam itu qiyas, dalam akidah,” ujarnya.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial.

Mereka tergabung dalam grup WhatsApp “The Family MCA (Muslim Cyber Army)”.

Konten-konten yang disebarkan pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penculikan ulama, dan pencemaran nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran mengatakan grup jaringan MCA terbagi menjadi dua.

banner-panjang-vivo7bet

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan